Indramayu, suarapantura.id– Persiapan pelaksanaan Pesta Laut Nadran Nelayan Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mulai dilakukan.
Panitia pesta nelayan sudah dibentuk saat ini tengah melakukan berbagai persiapan, termasuk pencarian dukungan dana serta sponsor untuk menyukseskan kegiatan budaya tahunan tersebut.
Ketua KUD Mina Bahari Eretan Kulon, H. Nurcahaya, saat ditemui di kantornya mengatakan, pelaksanaan Pesta Laut Nadran direncanakan berlangsung pada Minggu, 4 Oktober 2026.
“Panitia sudah terbentuk. Saat ini persiapan terus berjalan, termasuk dalam pencarian dana dan sponsor. Insyaallah pelaksanaan Pesta Laut Nelayan Eretan Kulon akan dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2026,” ujar H. Nurcahaya. Kamis, (03 September 2026).
Ia menambahkan pesta nelayan pada tahun 2026 mengusung tema “Lestarikan Laut, Sejahterakan Nelayan, Mari Bersama Membangun Desa dan Laut yang Maju”, kegiatan tersebut akan dimeriahkan dengan berbagai hiburan dan kegiatan keagamaan.
Sejumlah acara yang telah dipersiapkan di antaranya Wayang Kulit Karya Budaya dengan dalang Anom H. Suwarno dan sinden H. Ugi S, pertunjukan sandiwara Raja Teknik Panca Indra, serta hiburan orkes menampilkan artis papan atas Cirebonan Diana Sastra.
Selain itu, masyarakat juga nantinya dapat menikmati Pasar Rakyat, serta mengikuti Pengajian Umum dan Santunan dengan penceramah KH. Kaukabul Fadli.
Sementara itu, Sekretaris KUD Mina Bahari Eretan Kulon, Iwan, mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Eretan Kulon dan sekitarnya, untuk turut meramaikan pesta laut tersebut.
“Mangga nanti ramaikan acara Pesta Nelayan ini. Selain sebagai hiburan masyarakat, kegiatan ini juga merupakan upaya untuk melestarikan budaya leluhur serta menjadi momentum bagi para nelayan untuk memanjatkan doa dan harapan agar diberikan kelimpahan rezeki dari hasil laut,” Ucapnya.
Pesta Laut Nadran merupakan tradisi budaya yang memiliki nilai kebersamaan dan kearifan lokal bagi masyarakat pesisir. KUD Mina Bahari Eretan Kulon berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung meriah, aman, guyub, lancar, dan barokah, demi kesejahteraan nelayan dan kelestarian laut.

















