Indramayu, – Gerakan Tanaman Latar (Getar) yang tengah bergulir di SMPN 2 Sliyeg kini mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SMPN 2 Sliyeg, Eryadi, S.Pd., M.M., aktif mensosialisasikan program inovatif ini kepada seluruh siswa dan tenaga pendidik.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan sekolah terhadap program Getar yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Eryadi menyampaikan antusiasmenya terhadap program yang memanfaatkan galon bekas air minum berkapasitas 10 liter sebagai media tanam cabai ini.
“Kami sangat mendukung program Getar yang dicanangkan oleh Pemkab Indramayu. Inisiatif ini sejalan dengan visi sekolah untuk tidak hanya mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran lingkungan dan kemandirian pangan,” ujarnya saat memberikan sosialisasi kepada siswa. Rabu, (09/04/2025).
Lebih lanjut, Eryadi menjelaskan bahwa pihak sekolah tidak hanya mewajibkan siswa membawa galon bekas, tetapi juga aktif memberikan edukasi mengenai manfaat program Getar.
“Kami menjelaskan kepada siswa bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang menanam cabai, tetapi juga belajar tentang daur ulang, ketahanan pangan, dan bagaimana berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Partisipasi aktif SMPN 2 Sliyeg dalam program Getar ini menunjukkan sinergi yang baik antara pihak sekolah dan pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan di tingkat masyarakat. Dengan memanfaatkan barang bekas secara kreatif dan melibatkan generasi muda, diharapkan kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan dan pelestarian lingkungan dapat semakin meningkat di Kabupaten Indramayu. Langkah ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk turut berpartisipasi dalam program-program pemerintah daerah yang memiliki dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

















