Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Kesehatan

Gerak Cepat Pemdes Sleman Lor Gandeng UPTD Puskesmas Tambi Lakukan Fogging Massal Cegah DBD

66
×

Gerak Cepat Pemdes Sleman Lor Gandeng UPTD Puskesmas Tambi Lakukan Fogging Massal Cegah DBD

Sebarkan artikel ini

Indramayu, – Pemerintah Desa (Pemdes) Sleman Lor, Kecamatan Indramayu, menunjukkan respons sigap dalam mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahnya. Sebagai langkah preventif yang konkret, Pemdes Sleman Lor bergerak cepat menggelar kegiatan fogging (pengasapan) secara massal pada Rabu (9/4/2025).

Upaya pencegahan ini dilakukan sebagai respons atas kekhawatiran masyarakat terhadap potensi merebaknya penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut. Pemdes Sleman Lor menggandeng Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Tambi untuk melaksanakan kegiatan ini secara efektif dan terstruktur. Kolaborasi ini tidak hanya melibatkan penyemprotan disinfektan, tetapi juga mencakup upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah utama pencegahan DBD.

Dukis Suhiro, Kuwu (Kepala Desa) Sleman Lor, melalui salah satu perangkat desanya, Daskim, menyampaikan imbauan kepada seluruh warga Sleman Lor untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Langkah sederhana seperti menguras bak mandi secara rutin, menutup rapat tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menampung air menjadi kunci dalam memutus siklus hidup nyamuk penyebab DBD.

Kegiatan fogging ini menyasar berbagai wilayah permukiman di Desa Sleman Lor, dengan prioritas pada area yang dianggap rawan penyebaran DBD. Tim dari UPTD Puskesmas Tambi, yang diwakili oleh H. Tarsipan SKM dan Ine, turut aktif memberikan sosialisasi kepada warga mengenai gejala DBD, cara penularan, dan langkah-langkah pencegahan lainnya.

Selain perangkat desa dan tim kesehatan, kegiatan ini juga dihadiri oleh segenap pamong desa Sleman Lor, perwakilan ketua RT/RW, serta anggota pilar demokrasi desa. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan adanya sinergi dan kesadaran bersama akan pentingnya upaya pencegahan DBD.

Langkah gercep yang diambil oleh Pemdes Sleman Lor ini diharapkan dapat memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dari ancaman penyakit DBD. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh positif bagi desa-desa lain dalam merespons potensi masalah kesehatan masyarakat dengan tindakan yang cepat dan terkoordinasi. Dengan lingkungan yang bersih dan kesadaran masyarakat yang tinggi, diharapkan Desa Sleman Lor dapat terhindar dari wabah DBD.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!