Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
sosial & Budaya

Seni Kuda Depok Indramayu: Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Juga Ladang Bisnis Ratusan Juta

62
×

Seni Kuda Depok Indramayu: Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Juga Ladang Bisnis Ratusan Juta

Sebarkan artikel ini

Indramayu, Jawa Barat, suarapantura.id – Gemerlap dan hingar bingar seni kuda Depok atau arak-arakan manuk dangdut telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan di Kabupaten Indramayu. Siapa sangka, di balik kemeriahannya, ratusan kelompok seni ini menjelma menjadi penggerak ekonomi lokal, menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran di wilayah kabupaten Indramayu.

Namun, bisnis hiburan musiman ini ternyata membutuhkan modal yang tak sedikit. Para “big bos” atau pemilik grup arak-arakan rela merogoh kocek dalam-dalam, mulai dari Rp 200 juta hingga Rp 700 juta hanya untuk membentuk satu kelompok lengkap. Modal sebesar itu dianggap sebagai hal yang lumrah, dengan risiko bangkrut atau merugi selalu membayangi.

Pimpinan grup arak arakan Andi Putra H. Erni, melalui sekretarisnya, mengungkapkan bahwa kunci keberlangsungan bisnis arak-arakan adalah inovasi dan ekspansi. “Setiap grup harus memiliki strategi pemasaran yang kuat, termasuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dan membuka cabang di kota-kota lain. Yang terpenting, jiwa seni harus dibarengi dengan kesabaran,” ujarnya pada Sabtu (12/04/2025).

Senada dengan itu, pimpinan muda Putra Mangunjaya (PMJ) Talia dari desa Mangunjaya Kecamatan Anjatan menambahkan bahwa risiko kerugian adalah bagian dari dunia seni. “Kalau sudah berjiwa seni, tekor itu sudah biasa. Yang penting bisa memberikan hiburan dan kesenangan,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat menata regulasi terkait kelompok seni agar lebih terstruktur dan memiliki legalitas yang jelas layaknya sebuah perusahaan. Dengan penataan yang baik, diharapkan potensi ekonomi dan pelestarian seni tradisional ini dapat semakin berkembang di Indramayu.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!