INDRAMAYU, suarapantura.id– Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyiapkan kursus bahasa Mandarin bagi masyarakat Desa Muntur, Kabupaten Indramayu, direncanakan mulai November 2026. Program ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan warga agar mampu bersaing mendapatkan pekerjaan di kawasan industri.
Rencana tersebut disampaikan KDM saat meninjau kawasan industri di Kecamatan Losarang bersama Bupati Indramayu Lucky Hakim, Jumat (16/10/2026).
“Mulai bulan November bikin kursus bahasa Mandarin. Gurunya kita siapkan, ajar ke masyarakat di sini,” ujar KDM.
Dalam kunjungan itu, Lucky Hakim menyebut luas kawasan industri yang direncanakan di Indramayu diperkirakan mencapai 14.000 hektare. Ia juga menyampaikan sekitar 63.000 orang dari kurang lebih 900.000 tenaga kerja di Indramayu masih menganggur.
Menurut Lucky, kawasan industri Losarang berpotensi menyerap hingga 100.000 tenaga kerja jika pengembangannya berjalan sesuai harapan.
Selain kursus Mandarin, KDM juga menggagas pelatihan keterampilan bagi siswa kelas IX SMP agar memiliki bekal memasuki dunia kerja setelah lulus dan memenuhi persyaratan usia serta ketentuan perusahaan.
KDM berharap pengembangan kawasan industri tidak hanya menghadirkan pabrik, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal. Karena itu, peningkatan keterampilan dan kesiapan tenaga kerja menjadi faktor penting agar warga Indramayu tidak sekadar menjadi penonton di daerah sendiri.

















