INDRAMAYU, suarapantura.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harimau DPC Indramayu menyatakan kegeraman mereka atas kembali beroperasinya peredaran obat terlarang jenis Tramadol di wilayah Kecamatan Anjatan. Aktivitas ilegal yang meresahkan ini dilaporkan telah bergeser lokasinya, kini menempati sebuah warung kecil yang dulunya sempat dipasangi baliho calon bupati.
Sekretaris Jenderal LSM Harimau Indramayu, Jumanto, dengan tegas menuntut aparat penegak hukum, khususnya Badan Narkotika Nasional (BNN), untuk segera turun tangan memberantas praktik penjualan obat-obatan tersebut. “Aktivitas penjualan bergeser 200 meter dari lokasi semula, di sebuah warung kecil disitu tempatnya, kami berharap agar BNN segera turun tangan, berantas penjualan obat di wilayah Anjatan,” ujar Jumanto pada Rabu (28/05/2025).
Jumanto mengungkapkan kekhawatiran mendalam LSM Harimau terhadap masa depan generasi muda. “Kami tidak mau generasi penerus bangsa rusak moral akibat konsumsi obat tramadol,” tegasnya.
Peredaran Tramadol, yang seharusnya merupakan obat resep dengan indikasi medis tertentu untuk meredakan nyeri sedang hingga parah, seringkali disalahgunakan karena efek sampingnya yang dapat menimbulkan halusinasi, kantuk, dan ketergantungan jika dikonsumsi tanpa pengawasan dokter dan dalam dosis tinggi. Penyalahgunaan obat ini dapat berdampak serius pada kesehatan, termasuk penurunan fungsi otak, bahkan hingga kematian.
Lebih lanjut, Jumanto mengkritisi peredaran obat ini yang merambah ke berbagai kalangan, termasuk para petani yang kerap mengonsumsi dan para pemilik grup kesenian ‘singa arak-arakan’. Fenomena ini menunjukkan bahwa penyalahgunaan obat terlarang telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat, mengancam produktivitas dan moralitas.
LSM Harimau DPC Indramayu menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran obat terlarang. Dukungan dan laporan dari masyarakat sangat dibutuhkan agar aparat dapat bertindak cepat dan efektif dalam memberantas jaringan peredaran obat ilegal ini, demi menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi generasi mendatang.

















