Indramayu, suarapantura.id – Impian terbentuknya Kabupaten Indramayu Barat kini selangkah lebih dekat dengan kenyataan. Hari ini, Forum Silaturahmi Masyarakat Indramayu Barat (FOSMA Inbar) bersama Bupati Indramayu, Lucky Hakim, secara resmi menorehkan sejarah. Mereka bersepakat menetapkan titik nol dan lokasi exit tol yang akan menjadi fondasi strategis bagi pembangunan di wilayah barat Indramayu. Kesepakatan ini membuka lembaran baru bagi masa depan Indramayu.
Lokasi-lokasi vital ini telah ditentukan dengan cermat. Titik nol calon Kabupaten Indramayu Barat akan berada di Blok Rendong, Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya. Sementara itu, titik exit tol yang krusial untuk konektivitas akan ditempatkan di Desa Mekar Waru, Kecamatan Gantar. Kedua pilihan ini didasarkan pada pertimbangan aksesibilitas yang optimal dan potensi besar untuk menghubungkan Indramayu Barat dengan pusat-pusat ekonomi utama.
Pertemuan bersejarah ini dihadiri oleh jajaran lengkap FOSMA Inbar, termasuk para pembina, ketua, sekretariat, bendahara, dan seluruh deklarator dari 10 kecamatan di wilayah barat Indramayu. Dari pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu, turut hadir Asisten Daerah Jajang Sudrajad dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Iing Koswara, S.Sip, M.Si, menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah.
Baca Juga:
https://suarapantura.id/petugas-dishub-indramayu-ditabrak-truk-pelaku-ditangkap-setelah-kabur/
https://suarapantura.id/turnamen-sepak-bola-scr-bupati-cup-2025-resmi-bergulir-jaring-bakat-muda-ciayumajakuning-dan-subang/
https://suarapantura.id/indramayu-mengaji-pondok-pesantren-al-urwatul-wutsqo-cetak-generasi-qurani-dengan-metode-ummi/
https://suarapantura.id/longsor-maut-gunung-kuda-cirebon-14-penambang-tewas-tambang-ditutup-permanen/
https://suarapantura.id/paskibar-kukuhkan-kepengurusan-dpc-jatibarang-mulyadi-selamat-bertugas/
H. Abdulrahman, SE, Ketua FOSMA Inbar, menegaskan komitmen organisasinya dalam mengawal aspirasi masyarakat dan menjadi mitra strategis pemerintah. “FOSMA bukan hanya wadah perjuangan, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan,” ujarnya. Ia menambahkan, “Penetapan titik nol dan exit tol ini adalah simbol dimulainya era baru bagi wilayah barat.” FOSMA Inbar akan terus berperan aktif mendukung visi “Indramayu REANG” Bupati Lucky Hakim, yang berfokus pada Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.
Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan kembali dukungannya terhadap pemekaran dan percepatan pembangunan di wilayah barat. “Pembangunan harus merata. Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal,” tegas Bupati Lucky Hakim. “Dengan sinergi seperti ini, kita bisa mewujudkan Indramayu yang lebih baik, sesuai dengan nilai-nilai REANG.”
Sebagai langkah nyata ke depan, Pemerintah Kabupaten Indramayu dan FOSMA Inbar akan segera membentuk tim koordinasi teknis. Tim ini akan bertugas merancang peta jalan pembangunan yang komprehensif dan memastikan seluruh kesiapan administratif untuk mewujudkan pemekaran wilayah dan penguatan infrastruktur yang dibutuhkan.

















