Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Birokrasi & Pemerintahan

Indramayu Siaga! Lucky Hakim Dorong Dokumen Kontinjensi Hadapi Potensi Wabah

48
×

Indramayu Siaga! Lucky Hakim Dorong Dokumen Kontinjensi Hadapi Potensi Wabah

Sebarkan artikel ini

Indramayu, suarapantura.id – Pemerintah Kabupaten Indramayu menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat benteng pertahanan kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi Penyakit Berpotensi Wabah/Kejadian Kesehatan Masyarakat (KKM), Indramayu siap siaga menghadapi ancaman kesehatan.

Acara penting ini dibuka langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, pada Rabu (18/6/2025) di Hotel Swiss-Belinn Indramayu. Kegiatan ini dihadiri berbagai pihak penting, mulai dari perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, jajaran perangkat daerah Pemkab Indramayu, TNI/Polri, hingga mitra lintas sektor lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa ancaman penyakit menular yang berpotensi menjadi wabah harus ditangani dengan serius dan koordinasi lintas sektor yang kuat. “Penyusunan rencana kontinjensi ini adalah langkah strategis untuk memperkuat sistem kesehatan daerah, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mempercepat respons jika terjadi situasi darurat kesehatan,” ujarnya.

Mengingat pengalaman dari pandemi COVID-19 dan berbagai kejadian luar biasa lainnya, Bupati Lucky menekankan pentingnya Indramayu memiliki peta jalan yang jelas, respons yang cepat, dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, serta masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati Lucky juga menyoroti pentingnya integrasi data, komunikasi risiko yang efektif, dan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan sebagai bagian integral dari implementasi rencana kontinjensi ini.

Diharapkan, kegiatan ini akan melahirkan dokumen rencana kontinjensi yang komprehensif, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik wilayah Kabupaten Indramayu. Dokumen ini nantinya akan menjadi acuan utama dalam penanggulangan penyakit menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Tuberkulosis (TBC), bahkan hingga potensi munculnya penyakit baru.

Dengan adanya dokumen rencana kontinjensi ini, Kabupaten Indramayu optimis dapat menjadi daerah yang lebih tangguh dan sigap dalam menghadapi berbagai ancaman kesehatan di masa mendatang.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!