Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita & Investigasi

Pelajar SMP Tewas Dikeroyok Belasan Pemuda di Indramayu, Delapan Terduga Pelaku Diamankan

62
×

Pelajar SMP Tewas Dikeroyok Belasan Pemuda di Indramayu, Delapan Terduga Pelaku Diamankan

Sebarkan artikel ini

Indramayu, suarapantura.id – Dunia pendidikan di Indramayu kembali tercoreng oleh aksi kekerasan yang berujung maut.

Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial EI (16), warga Blok Sigedang RT 02 RW 01 Desa Longok, Kecamatan Sliyeg, ditemukan tewas mengenaskan setelah diduga menjadi korban pengeroyokan brutal oleh belasan pemuda.

Insiden tragis ini mengguncang ketenangan warga Desa Malang Semirang, Kecamatan Jatibarang, pada Rabu.

EI ditemukan tak bernyawa dengan luka parah di bagian wajahnya. Kuat dugaan, luka tersebut diakibatkan benturan benda tumpul dan lemparan batu yang tak terhindarkan.

Petugas dari Polres Indramayu yang sigap tiba di lokasi kejadian segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Hasilnya, delapan orang pemuda yang diduga kuat terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut berhasil diamankan. Penangkapan ini menjadi langkah awal dalam mengungkap motif dan jaringan di balik kejahatan keji ini.

Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti krusial yang menguatkan dugaan pengeroyokan. Di antaranya adalah senjata tajam jenis celurit, batu, dan ceceran darah yang dipastikan milik korban. Barang bukti ini akan menjadi petunjuk penting dalam proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam. Sejumlah saksi mata telah dimintai keterangan untuk menguak kronologi lengkap dan motif di balik peristiwa tragis ini.

Masyarakat Indramayu menanti keadilan bagi EI dan berharap para pelaku dapat segera diadili sesuai dengan hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!