Indramayu, – Suasana malam takbiran di Desa Cilandak, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu pada Minggu (30/03/2025) berlangsung meriah dan penuh warna. Festival takbir keliling yang diselenggarakan oleh warga setempat tidak hanya diiringi lantunan takbir, namun juga dimeriahkan dengan kehadiran puluhan ogoh-ogoh dan alunan musik dari berbagai sound system.
Ketua panitia festival, H. Rifai, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kreativitas dari musala-musala yang ada di Desa Cilandak. “Festival takbir keliling ini adalah ajang silaturahmi antar warga sekaligus merayakan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan selama 30 hari,” ujarnya di sela-sela acara.
Lebih lanjut, H. Rifai berpesan kepada seluruh peserta untuk selalu mengutamakan keselamatan selama di perjalanan, menjaga kekompakan, serta menampilkan kreasi terbaik mereka.
Antusiasme warga terlihat jelas dari jumlah peserta yang mencapai lebih dari puluhan kelompok. Masing-masing kelompok menampilkan kreativitas yang beragam, mulai dari ogoh-ogoh dengan berbagai rupa dan bentuk yang menarik perhatian, kostum-kostum unik yang dikenakan peserta, hingga penampilan teatrikal yang menggambarkan berbagai kisah. Bahkan, beberapa peserta menampilkan teatrikal yang menggambarkan penyiksaan, menambah daya tarik tersendiri bagi para penonton.
Kus (40), seorang penonton yang datang dari Kecamatan Sukra, mengaku terhibur dengan festival takbir keliling ini. “Bagus-bagus sekali, kebetulan tahun lalu saya juga melihat di Cilandak, dan menurut saya tahun ini lebih meriah dan kreatif dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Festival takbir keliling di Desa Cilandak ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kreativitas masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri. Kehadiran ogoh-ogoh dan beragam pertunjukan teatrikal memberikan warna tersendiri pada malam takbiran, menjadikannya sebuah perayaan yang tak terlupakan bagi warga Cilandak dan sekitarnya. Acara ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi positif yang mempererat tali silaturahmi dan memupuk rasa cinta terhadap seni dan budaya lokal.

















