Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita & Investigasi

Operasi Pekat Indramayu Amankan Enam Pelajar Diduga Mabuk Miras

34
×

Operasi Pekat Indramayu Amankan Enam Pelajar Diduga Mabuk Miras

Sebarkan artikel ini

Indramayu, suarapantura.id – Aparat kepolisian dari Polsek Kandanghaur, Polres Indramayu, Jawa Barat, mengamankan enam remaja berseragam sekolah yang diduga dalam kondisi mabuk minuman keras (miras). Mereka ditemukan di sebuah warung di Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, pada Jumat (2/5/2025) malam.

Pengungkapan kasus ini bermula saat petugas kepolisian melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) yang menyasar aksi premanisme. Sekitar pukul 21.00 WIB, petugas yang tengah melakukan penyisiran di sekitar lokasi mendapati sekelompok remaja berseragam sekolah yang tampak lemas dan mencurigakan.

Setelah diperiksa lebih lanjut, keenam pelajar tersebut diduga kuat berada di bawah pengaruh minuman keras. Mereka diketahui berinisial AN (16), A (17), RP (16), GS (16), T (15), dan RP (16), dan berasal dari dua kecamatan berbeda, yaitu Lelea dan Cikedung, Kabupaten Indramayu.

Kapolsek Kandanghaur, AKP Surahmat, membenarkan penangkapan tersebut. “Saat diamankan, mereka dalam keadaan lemas dan terindikasi mengonsumsi miras. Kami langsung mengamankan mereka dan mencatat identitas masing-masing. Pembinaan awal juga kami lakukan di lokasi,” ungkap AKP Surahmat pada Sabtu (3/5/2025).

Mengingat kondisi para pelajar, AKP Surahmat segera menghubungi tim medis dari RS Bhayangkara Losarang. Keenam remaja tersebut kemudian dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Kami juga telah menghubungi para orang tua dan perangkat desa masing-masing untuk penanganan lanjutan. Langkah ini kami ambil agar ada perhatian bersama terhadap perilaku remaja yang mulai menyimpang,” tegasnya.

Dari hasil interogasi awal, para pelajar mengaku mendapatkan minuman keras tersebut dari seseorang yang baru mereka kenal dan diduga bersekolah di salah satu SMK swasta di wilayah Kecamatan Kandanghaur. Namun, identitas pasti dari orang tersebut masih belum diketahui.

Kapolsek Kandanghaur mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih aktif dalam mengawasi kegiatan anak-anak mereka di luar rumah. “Kami berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak. Sinergi antara orang tua, sekolah, dan lingkungan sangat penting dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno turut mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.

“Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Lapor Pak Kapolres – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp di nomor 081999700110 atau menghubungi call center 110. Partisipasi aktif dari warga sangat kami harapkan demi menjaga keamanan wilayah secara bersama-sama,” pungkas AKP Tarno.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!