Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Religi

Indramayu Mengaji: Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo Cetak Generasi Qurani dengan Metode Ummi

28
×

Indramayu Mengaji: Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo Cetak Generasi Qurani dengan Metode Ummi

Sebarkan artikel ini

INDRAMAYU, suarapantura.id – Program Indramayu Mengaji yang diusung Pemerintah Kabupaten Indramayu semakin menunjukkan taringnya. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo yang menggelar kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Metode Ummi pada Sabtu (31/5/2025) di Pendopo Kabupaten Indramayu. Acara akbar ini menjadi bukti nyata komitmen pesantren dalam melahirkan generasi yang cinta dan paham Al-Qur’an.

Uji Publik Kemampuan Al-Qur’an Santri

Kegiatan Ini bukan sekadar seremoni, melainkan uji publik yang krusial. Di hadapan wali santri dan masyarakat, para santri diuji beragam tahapan penting dalam proses belajar Al-Qur’an. Mulai dari kemampuan membaca Al-Qur’an secara benar dan tartil, menghafal (tahfidz) Juz 30, 29, 1, hingga 30 Juz, bahkan sampai turjuman atau pemahaman makna ayat-ayat Al-Qur’an. Selain itu, momentum ini juga menjadi ajang pengukuhan guru Al-Qur’an bagi santri yang telah menuntaskan pelatihan Metode Ummi, sebuah metode pembelajaran Al-Qur’an yang berfokus pada tajwid dan pemahaman makna.

Apresiasi Bupati Lucky Hakim dan Dukungan untuk Indramayu Mengaji

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, turut hadir dan menyampaikan apresiasi serta dukungannya yang luar biasa. Beliau menyoroti pentingnya kegiatan ini dalam memperkuat semangat menjunjung tinggi ajaran agama.

“Secara khusus, saya mengucapkan selamat yang tulus kepada para santri Khotmul Quran dari jenjang SDIT, SMP, dan Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo Indramayu. Prestasi kalian mengkhatamkan Al-Qur’an adalah kebanggaan bagi kita semua. Semoga capaian mulia ini membawa keberkahan bagi para santri, orang tua, dan masyarakat Indramayu,” ujar Bupati Lucky dengan bangga.

Lebih lanjut, Bupati Lucky menegaskan bahwa Program Indramayu Mengaji telah ditetapkan sebagai prioritas percepatan pembangunan daerah 2025–2029. Beliau sangat mengapresiasi kontribusi Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo yang telah menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mewujudkan program ini.

Lebih dari Sekadar Membaca, Menuju Pemahaman dan Pengamalan

Bupati Lucky juga menekankan bahwa Khotmul Quran bukan hanya bukti penguasaan bacaan Al-Qur’an yang benar, tetapi juga harus menjadi langkah awal untuk mendalami makna dan kandungannya. “Membaca adalah pintu gerbang; memahami dan mengamalkan adalah tujuan hakiki,” tegasnya.

Beliau berharap, kegiatan semacam ini akan melahirkan generasi Qurani di Indramayu. Generasi yang tak hanya mencintai Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai luhurnya dalam kehidupan sehari-hari, membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.

“Pelaksanaan Khotmul Qur’an bukan sekadar acara seremonial, melainkan memiliki nilai spiritual yang mendalam sebagai bentuk siar agama dan ungkapan syukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Saya menghargai dedikasi para kiai, ustaz, serta orang tua yang telah membimbing dan mendukung anak-anak hingga mampu menyelesaikan tilawah Al-Qur’an. Peran guru mengaji dan keluarga adalah kunci kesuksesan ini,” tambahnya.

Bupati Lucky juga berpesan kepada para orang tua untuk terus mendampingi dan mendorong putra-putrinya mendalami Al-Qur’an hingga tahap menghafal (tahfidz) dan mengamalkannya, menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Sinergi antara pesantren, pemerintah, dan keluarga adalah kunci membentuk generasi Qur’ani.

Sejalan dengan Visi Indramayu REANG

Semangat ini sejalan dengan Visi “Indramayu REANG” khususnya pada pilar Religius, yaitu memperkuat nilai-nilai keagamaan dengan menjunjung tinggi toleransi, kerukunan, dan budi pekerti luhur dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Mari kita jaga semangat persatuan dan gotong royong untuk bersama-sama mewujudkan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). Dengan landasan iman dan kebersamaan, Insya Allah Indramayu akan menjadi kabupaten yang maju, sejahtera, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

Komitmen Ponpes Al-Urwatul Wutsqo

Mudir Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo, Ustaz Agung Mardianto, menjelaskan bahwa prosesi Khotmul Quran dan Imtihan metode Ummi ini diikuti oleh 160 santriwan-santriwati dari jenjang SD hingga MA, dengan kategori ujian yang berbeda di setiap tingkatannya. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Indramayu serta seluruh pihak yang telah memfasilitasi suksesnya kegiatan ini.

Ustaz Agung menegaskan bahwa Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo menyambut baik Program “Indramayu Mengaji” sebagai upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an, dan pesantren siap bersinergi penuh mewujudkan target program ini.

“Terima kasih kepada Bupati Lucky Hakim atas dukungannya. Semoga kolaborasi ini memperkuat fondasi moral serta berakhlak Qurani menuju Indramayu yang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong (REANG),” tutupnya.

Acara ditutup dengan pemberian sertifikat Khotmul Quran oleh Bupati Indramayu kepada perwakilan santri, didampingi civitas akademika Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo dan perwakilan Ummi Foundation.

Semoga draf berita ini lebih menarik dan informatif! Apakah ada bagian lain yang ingin Anda sesuaikan atau tambahkan?

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!