Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita & Investigasi

Nelayan Tanjungpura Desa Ujunggebang Audiensi dengan PLN Nusantara Power, Prioritaskan CSR dan Kerohiman Kapal Batu Bara

59
×

Nelayan Tanjungpura Desa Ujunggebang Audiensi dengan PLN Nusantara Power, Prioritaskan CSR dan Kerohiman Kapal Batu Bara

Sebarkan artikel ini

Indramayu, suarapantura.id – Masyarakat nelayan Tanjungpura, Desa Ujunggebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli (FMP) Jabar hari ini menggelar audiensi dengan PT PLN Nusantara Power UP Indramayu. Pertemuan yang berlangsung di halaman belakang ruang I-FUN PT PLN Nusantara Power UP Indramayu ini membahas tuntutan nelayan terkait Corporate Social Responsibility (CSR) dan dampak operasional kapal tongkang batu bara. Pada Selasa, (21/05/2025).

Audiensi ini dihadiri oleh sekitar enam perwakilan nelayan, dipimpin oleh Dulwahid, Ketua FMP Jabar Cabang Indramayu Koordinator Wilayah Sukra. Mereka disambut langsung oleh Manajer PT PLN Nusantara Power UP Indramayu, Agus Kurniawan, beserta tim.

Sejumlah aparat keamanan juga turut hadir mengawal jalannya audiensi, antara lain Kapolsek Sukra IPDA Nanang Dasuki, SH., didampingi Kanit Reskrim Polsek Sukra AIPTU Caryono, Kanit Intelkam Polsek Sukra AIPDA Tarmudi, SH., Bhabinkamtibmas Desa Sumuradem BRIGADIR Riyanto, SH., serta Danramil 1614/Anjatan KAPTEN INF Disman, dan perwakilan dari TNI lainnya. Kehadiran aparat kepolisian dari Polsek Sukra beserta anggotanya ini memastikan jalannya audiensi berlangsung kondusif.

Dalam audiensi tersebut, FMP Jabar menyuarakan dua poin utama: pertama, permintaan agar CSR diprioritaskan bagi nelayan. Kedua, menuntut agar agen atau supplier batu bara memberikan CSR atau uang kerohiman kepada nelayan, mengingat dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas berlabuhnya kapal-kapal tongkang batu bara.

Menanggapi tuntutan tersebut, pihak PT PLN Nusantara Power UP Indramayu menyatakan akan menampung dan mengajukan permohonan nelayan kepada pimpinan. Mereka juga berjanji akan mengundang para agen atau supplier batu bara untuk mendiskusikan masalah ini.

Audiensi yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB ini berakhir sekitar pukul 16.20 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif berkat pengamanan ketat dari pihak kepolisian dan TNI. Kapolsek Sukra, IPDA Nanang Dasuki, SH., dalam laporannya kepada Kapolres Indramayu, menyatakan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sukra tetap aman dan terkendali pasca-audiensi ini.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!