Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita & Investigasi

Pamsimas 2026 Masuk Desa Lempuyang, Warga Apresiasi Aspirasi Daniel Mutaqien

44
×

Pamsimas 2026 Masuk Desa Lempuyang, Warga Apresiasi Aspirasi Daniel Mutaqien

Sebarkan artikel ini

Indramayu, suarapantura.id– Harapan warga Desa Lempuyang, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, untuk mendapatkan akses air minum layak mulai menemukan titik terang. Program Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Tahun Anggaran 2026 kini direalisasikan di desa tersebut.

Program yang dipusatkan di Dusun Sukareja RT 004 RW 003 itu mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa Lempuyang dan masyarakat. Kehadiran fasilitas air bersih dinilai menjadi kebutuhan penting, terutama untuk menunjang kesehatan dan aktivitas sehari-hari warga.

Pemerintah Desa Lempuyang menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Daniel Mutaqien Syafiuddin, yang turut memperjuangkan program tersebut melalui aspirasi sebagai legislator DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VIII, yang meliputi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon.

“Program ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kami tentu mengapresiasi dan berterima kasih atas terealisasinya Pamsimas di Desa Lempuyang,” demikian apresiasi Pemerintah Desa Lempuyang terhadap hadirnya program tersebut.

Masyarakat Dusun Sukareja juga menyambut pengerjaan pembangunan dengan antusias. Program ini diharapkan tidak hanya menyediakan sarana air minum, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Berdasarkan papan informasi kegiatan, program tersebut merupakan kegiatan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Jawa Barat.

Pamsimas Desa Lempuyang dilaksanakan melalui swakelola tipe IV dengan dukungan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) sebesar Rp500 juta serta swadaya masyarakat sebesar Rp43,5 juta.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 120 hari, terhitung sejak 20 Agustus hingga 18 Desember 2026. Adapun pelaksana kegiatan adalah Kelompok Masyarakat (Pokmas) Desa Lempuyang.

Lingkup kegiatan tidak hanya berupa pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), tetapi juga mencakup pelatihan tingkat masyarakat, promosi kesehatan, serta dukungan operasional kelompok masyarakat.

Dengan adanya pembangunan tersebut, Pemerintah Desa Lempuyang berharap akses masyarakat terhadap air minum yang layak dan sehat semakin mudah.

Selain menyelesaikan persoalan kebutuhan dasar, keberadaan SPAM juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat.

“Harapannya, program ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Dusun Sukareja dan sekitarnya. Sarana yang dibangun juga harus dijaga dan dimanfaatkan bersama,” menjadi harapan pemerintah desa agar program tidak berhenti sebatas pembangunan fisik.

Bagi warga, hadirnya Pamsimas menjadi langkah penting dalam memperkuat pelayanan kebutuhan dasar di tingkat desa. Ke depan, keberlanjutan pengelolaan sarana air minum menjadi salah satu kunci agar manfaat program dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!