INDRAMAYU, suarapantura.id – Kebakaran hebat melanda dua unit ruko di kawasan Pasar Induk Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (3/8/2025) dini hari.
Api yang cepat membesar menghanguskan hampir seluruh isi toko dan menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai lebih dari Rp50 juta.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB ini sempat membuat geger warga dan pedagang sekitar. Saksi mata, Nasori, mengaku sempat mendengar suara letupan dari dalam ruko sebelum api membesar.
”Sekitar jam setengah dua, saya dengar suara ‘peretak-peretak’ dari kulkas. Sepertinya soket listriknya panas, lalu menyulut api. Api langsung membesar dan membakar bangunan,” ujar Nasori.
Diduga Akibat Korsleting Listrik
Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu segera menerjunkan dua unit mobil pemadam ke lokasi kejadian setelah menerima laporan. Petugas berjibaku memadamkan api selama hampir tiga jam dan baru berhasil mengendalikan kobaran sekitar pukul 05.00 WIB.
Dua ruko yang terbakar diketahui milik Sutarman, seorang pedagang bahan makanan beku (frozen food). Erlan (38), salah satu karyawan toko, mengaku baru mengetahui musibah tersebut sekitar pukul 03.00 WIB. Ia menyebutkan, api melahap hampir 90 persen stok barang dagangan.
”Barang-barang baru dikirim siang sebelumnya. Api cepat membesar, 90 persen barang hangus, hanya sedikit yang bisa diselamatkan,” kata Erlan.
Aktivitas Pasar Sempat Terganggu
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meskipun demikian, kebakaran menyebabkan kerusakan total pada dua unit ruko. Erlan menambahkan, sang pemilik toko menerima kejadian ini sebagai musibah.
”Katanya enggak apa-apa, kami disuruh tenang. Tapi kami bingung karena semua ikut terbakar,” tambahnya.
Saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik pada peralatan pendingin. Hingga kini, aktivitas di sekitar lokasi masih dibatasi demi keamanan dan kelancaran penyelidikan.

















