INDRAMAYU, suarapantura.id –
Pemerintah Desa Ujunggebang, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, sukses menggelar lelang sewa lahan eks-pangonan untuk tahun anggaran 2025. Acara yang berlangsung di aula kantor desa pada Kamis (14/08/2025) ini menarik minat delapan peserta dan berhasil mencapai nilai sewa tertinggi yang signifikan.
Lelang lahan seluas satu hektar ini menjadi agenda tahunan yang krusial bagi desa. Plt. Kepala Desa Ujunggebang, Mustakim, menjelaskan bahwa hasil dari lelang akan dialokasikan sepenuhnya untuk pembangunan infrastruktur dan program kesejahteraan di Desa Ujunggebang.
”Peserta lelang haruslah yang berpengalaman dalam pengelolaan sawah. Dana yang terkumpul dari hasil lelang ini akan kita gunakan untuk membangun desa,” ujar Mustakim, menegaskan komitmen pemerintah desa terhadap transparansi dan pemanfaatan dana.
Lelang yang berlangsung ketat menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi. Terdapat delapan penawar yang bersaing untuk mendapatkan hak sewa.
Dari hasil lelang, tercatat penawaran tertinggi berhasil diraih oleh Hj. Zuhroh dengan angka fantastis, yaitu Rp560.050.000. Nilai ini jauh melampaui harga sewa tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp321.500.000 per hektar, menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam nilai ekonomi lahan tersebut.
Beberapa penawar lain juga mengajukan angka yang tinggi, di antaranya Dapsinan dengan Rp409.500.000, Sanebur Rp401.500.000, serta Kusnimin dengan Rp385.100.000. Persaingan yang sehat ini disambut baik oleh panitia lelang, Tarmidi, yang sebelumnya berharap acara dapat berjalan dengan baik dan kondusif.
”Kami berharap acara lelang berjalan dengan baik dan kondusif,” ujar Tarmidi sebelum acara dimulai.
Pelaksanaan lelang ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukra serta sejumlah tamu undangan lainnya, menunjukkan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap kegiatan ini.
Kesuksesan lelang ini tidak hanya menjadi kabar baik bagi pemenang, tetapi juga bagi seluruh warga Desa Ujunggebang karena dana yang terkumpul akan menjadi modal penting untuk kemajuan desa di tahun mendatang.

















