Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita & Investigasi

Longsor Maut Gunung Kuda Cirebon: 14 Penambang Tewas, Tambang Ditutup Permanen

53
×

Longsor Maut Gunung Kuda Cirebon: 14 Penambang Tewas, Tambang Ditutup Permanen

Sebarkan artikel ini

CIREBON, suarapantura.id – Tragedi longsor dahsyat melanda area pertambangan Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Jumat (30/5/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden ini menelan 14 korban jiwa, serta mengakibatkan kerugian material yang signifikan.

Korban Jiwa dan Proses Pencarian yang Berlanjut

Hingga berita ini diturunkan, 14 orang dipastikan meninggal dunia akibat tertimbun material longsoran. Beberapa pekerja lainnya yang mengalami luka-luka telah berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Para korban teridentifikasi sebagai penambang dan sopir truk pengangkut material.

Tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan warga setempat terus berjibaku dalam operasi pencarian dan pertolongan. Meskipun sempat dihentikan pada Jumat pukul 17.00 WIB, upaya pencarian kembali dilanjutkan hari ini, Sabtu (31/5/2025), mengingat masih ada beberapa korban yang diduga tertimbun longsor.

Penyebab dan Peringatan yang Diabaikan

Dinas ESDM Jawa Barat memastikan bahwa longsor ini disebabkan oleh kesalahan metode penambangan. Lebih lanjut, Badan Geologi juga telah mengidentifikasi lokasi Gunung Kuda sebagai zona rawan gerakan tanah tinggi.

Fakta mengejutkan terungkap: Dinas ESDM rupanya telah berulang kali memberikan peringatan kepada pengelola tambang terkait bahaya dan kondisi tidak aman. Namun, peringatan-peringatan tersebut diabaikan, berujung pada tragedi memilukan ini.

Tindakan Tegas Pemerintah dan Penyelidikan Hukum

Menyikapi insiden ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan tegas telah menghentikan seluruh aktivitas pertambangan di kawasan Gunung Kuda dan mencabut izin tambang di lokasi tersebut. Selain itu, status tanggap darurat bencana selama tujuh hari telah ditetapkan untuk memaksimalkan penanganan dan koordinasi antar instansi.

Pihak kepolisian juga tidak tinggal diam. Sejumlah orang, termasuk pihak pengelola tambang, telah diperiksa untuk mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian atau kesalahan teknis yang memicu longsor.

Sejarah Longsor Berulang di Gunung Kuda

Longsor di area pertambangan Gunung Kuda bukanlah kali pertama terjadi. Kawasan ini tercatat pernah mengalami longsor pada Februari 2025 lalu. Bahkan, secara keseluruhan, ini adalah kejadian longsor ketiga kalinya di area tersebut sepanjang tahun 2025. Data ini menjadi bukti nyata tingginya risiko di lokasi penambangan tersebut.

Tragedi ini menjadi pengingat keras akan bahaya penambangan yang tidak sesuai prosedur keselamatan dan ilegal. Pentingnya pengawasan ketat dari pihak berwenang menjadi krusial untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!