Indramayu, Jawa Barat, suarapantura.id – Kondisi memprihatinkan Sungai Maja yang melintasi Desa Pranggong, Kecamatan Arahan, dan Desa Cantigi Kulon, Kecamatan Cantigi, segera berakhir. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim dan Syaefudin, mengambil langkah cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait pendangkalan dan pertumbuhan eceng gondok yang masif di sungai tersebut.
Selama ini, aliran Sungai Maja terganggu parah akibat tumpukan eceng gondok dan sedimen, menyebabkan kekhawatiran di kalangan warga sekitar. “Banyak laporan dari masyarakat terkait kondisi sungai ini. Pak Bupati Lucky Hakim sangat perhatian dan tidak ingin sungai terus-terusan begini,” tegas Wakil Bupati Syaefudin pada Rabu (11/6/2025).
Tidak mau berdiam diri, Syaefudin segera menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti, untuk memerintahkan normalisasi. Respon positif pun datang dari DPUPR. “Kami siap kirimkan alat berat untuk melakukan normalisasi setelah selesai pekerjaan normalisasi di Kelurahan Lemahmekar,” ujar Asep Abdul Mukti.
Normalisasi ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi Sungai Maja sebagai saluran air yang bersih dan lancar. Kuwu Pranggong, Syaripudin, mengungkapkan bahwa panjang sungai yang terdampak pendangkalan dan eceng gondok mencapai 5 kilometer. Kedatangan dan perhatian langsung dari Wakil Bupati Indramayu ini menjadi harapan besar bagi masyarakat agar normalisasi segera terealisasi.

















