Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Birokrasi & Pemerintahan

Peternak Ayam Jeritkan Keadilan ke Dedi Mulyadi: “Birokrasi Indramayu Rusak!”

77
×

Peternak Ayam Jeritkan Keadilan ke Dedi Mulyadi: “Birokrasi Indramayu Rusak!”

Sebarkan artikel ini

Subang, Jawa Barat, suarapantura.id – Wawan Setiawan, seorang peternak ayam pedaging dari Indramayu datang ke Lembur Pakuan pada Kamis (01/05/2025) untuk mengadukan kerugian yang dialaminya akibat dugaan praktik merugikan yang dilakukan oleh PT. Sinar Ternak Sejahtera (STS). Didampingi oleh beberapa awak media, Wawan tiba di kediaman Dedi Mulyadi pada pukul 11.00 WIB dan langsung diterima oleh Mega, staf dari Gubernur Jawabarat tersebut.

Dengan nada penuh kekecewaan, Wawan menceritakan kronologis kejadian yang berujung pada kerugian besar yang ia alami.

“Ini adalah rentetan audiensi yang sudah kami rencanakan sejak dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) pada 27 April 2025. Karena tidak membuahkan hasil, kami terpaksa datang ke Kang Dedi Mulyadi untuk mengadukan diduga betapa rusaknya birokrasi di Indramayu,” ungkap Wawan.

Mega, dengan penuh perhatian, mendengarkan dan mencatat setiap detail keluhan yang disampaikan oleh Wawan. Ia berjanji akan segera menyampaikan permasalahan ini kepada kang Dedi Mulyadi untuk segera ditindaklanjuti.

“Saya berjanji akan menghubungi Aspri Bupati Indramayu, Lucky Hakim, untuk menanyakan langsung mengenai PT. STS dan dinas terkait. Kami akan meminta tanggapan mereka terkait keluhan Pak Wawan,” ujar Mega kepada awak media.

Lebih lanjut, Mega menegaskan bahwa ia telah berkomunikasi intensif dengan Dedi Mulyadi sejak Wawan tiba untuk mengadukan masalahnya.

“Kami akan segera mengagendakan pengecekan lokasi untuk melihat langsung kondisi yang dialami oleh Pak Wawan,” tambahnya.

Kedatangan Wawan ke Lembur Pakuan ini mencerminkan betapa frustrasinya para peternak lokal dalam menghadapi dugaan praktik merugikan dan lambatnya respons dari pihak terkait. Mereka berharap, dengan bantuan kang Dedi Mulyadi sebagai gubernur Jawabarat akan mendapat keadilan agar dapat segera ditegakkan dan birokrasi yang lebih transparan serta responsif dapat terwujud.

Kasus ini menjadi sorotan, menyoroti tantangan yang dihadapi peternak kecil dalam menghadapi perusahaan besar dan sistem birokrasi.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!