Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Kuliner

Sate Kelinci Legendaris Mbah Jaja di Indramayu Tunda Pembukaan Usai Lebaran

46
×

Sate Kelinci Legendaris Mbah Jaja di Indramayu Tunda Pembukaan Usai Lebaran

Sebarkan artikel ini

Indramayu, Jawa Barat – Kabar gembira bagi para penggemar sate kelinci di wilayah Indramayu dan sekitarnya harus sedikit bersabar. Warung sate kelinci milik Mbah Jaja (65) di desa Kertajaya blok Kibuyut, kecamatan Bongas, yang terkenal dengan kelezatannya, dikabarkan akan kembali beroperasi satu minggu mendatang.

Mbah Jaja, yang ternyata juga berprofesi sebagai seorang guru di salah satu sekolah dasar di Bongas, mengungkapkan bahwa penundaan pembukaan ini dikarenakan masih dalam suasana perayaan Idul Fitri. “Belum buka, masih Lebaran,” ujarnya singkat, Senin (07/04/2025).

Sebelumnya, warung sederhana Mbah Jaja telah menjadi daya tarik kuliner yang kuat di wilayah tersebut. Bagaimana tidak, selama lima belas tahun berjualan sate kelinci, pelanggannya tak hanya berasal dari sekitar Bongas saja. Banyak yang rela datang dari Pamanukan, Jatibarang, hingga wilayah “kidulan” (selatan) Indramayu hanya untuk menikmati sate kelinci racikannya.

Setiap harinya, Mbah Jaja mampu mengolah dua hingga empat ekor kelinci menjadi sate dan tongseng yang digemari. Dengan harga terjangkau, Rp 2.000 per tusuk, pelanggan bisa menikmati hidangan lezat ini di tempat maupun dibawa pulang. Selain rasanya yang khas, Mbah Jaja juga meyakini bahwa daging kelinci memiliki manfaat kesehatan.

Penundaan pembukaan warung sate kelinci Mbah Jaja ini tentu menjadi kabar yang ditunggu-tunggu oleh para pelanggannya. Namun, kesabaran ini diyakini akan terbayar dengan cita rasa sate kelinci yang tetap terjaga kualitasnya. Bagi Anda yang penasaran dengan kelezatan sate kelinci Mbah Jaja, bersiaplah untuk berkunjung ke desa Kertajaya blok Kibuyut sekitar satu minggu lagi setelah perayaan Idul Fitri usai.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!