Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita & Investigasi

Sinergi Tokoh Masyarakat dan Politisi Indramayu Barat: Secercah Harapan Pemekaran Kembali Menguat

68
×

Sinergi Tokoh Masyarakat dan Politisi Indramayu Barat: Secercah Harapan Pemekaran Kembali Menguat

Sebarkan artikel ini

Indramayu, Jawa Barat, suarapantura.id – Gelombang aspirasi pemekaran wilayah Indramayu Barat kembali bersemi kuat dalam sebuah acara “Ngopi Bareng” acara yang penuh kehangatan dan optimisme. Pertemuan yang awalnya di sebuah saung dinar Cilandak anjatan, akhirnya berpindah ke Hotel mewah Sumuradem, Sukra, menandakan keseriusan dan soliditas para tokoh masyarakat dan politisi yang hadir pada Minggu (13/4/2025).

Acara ini menjadi panggung bagi para pejuang pemekaran, termasuk tokoh senior seperti Sukamto (Ketua PPKIB), H. Rohman (Ketua Fosma Inbar), Edi Kanedi, serta tokoh masyarakat dan pemuda seperti H. Lili, H. Bisri, Rastono, dan Otoy. Kehadiran anggota DPRD Indramayu dari Fraksi Nasdem, Ainun Najib, SH, semakin menambah bobot pertemuan ini, yang juga dihadiri perwakilan masyarakat dari 10 kecamatan di wilayah Indramayu Barat.

Suasana akrab “Ngopi Bareng” ini dimanfaatkan untuk berbagi cerita dan strategi. Sukamto, sebagai garda terdepan perjuangan pemekaran, mengisahkan perjalanan panjang PPKIB, lengkap dengan suka duka yang telah dilalui. Ia mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah moratorium pemekaran wilayah yang masih berlaku di tingkat pusat.

“Pemekaran Indramayu Barat ini sudah sampai ke pusat. Jika kita kembali membahasnya di DPRD, itu berarti mundur lagi,” ungkap Sukamto dengan nada penuh harap. Ia menambahkan informasi mengenai langkah Forkodetada (Forum Komunikasi Daerah Otonomi Baru) yang telah melayangkan surat kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Mudah-mudahan segera ada jawaban, apalagi Bapak Dedi Mulyadi sedang gencar-gencarnya melakukan pemerataan pembangunan,” imbuhnya, menyiratkan harapan akan dukungan dari tingkat provinsi.

Semangat persatuan dan fokus pada tujuan bersama digaungkan oleh H. Rohman, Ketua Fosma Inbar. Dengan santun, ia mengajak seluruh elemen yang hadir untuk melupakan perbedaan pandangan di masa lalu. “Saya juga bagian dari PPKIB. Ayo kita hilangkan sekat-sekat yang kemarin. Satukan semangat untuk Indramayu Barat,” serunya.

H. Rohman juga menyinggung inisiatif Bupati Indramayu, Lucky Hakim, terkait rencana pembangunan titik nol Indramayu Barat. “Waktu acara cukur gundul di rumah saya, Bapak Bupati menyampaikan keinginan untuk membangun titik nol Indramayu Barat. Ini belum 100 hari kepemimpinan beliau, jadi seharusnya kita semua mendukung untuk merealisasikannya. Jika titik nol sudah ada, nanti tinggal kita dorong bersama masyarakat Inbar yang memang mendambakan kabupaten baru,” jelasnya, menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah.

Angin segar bagi gerakan pemekaran Indramayu Barat datang dari anggota DPRD Indramayu, Ainun Najib. Secara terbuka dan penuh semangat, politisi dari Fraksi Nasdem ini menyatakan dukungan penuh terhadap PPKIB. Ia meyakini bahwa pemekaran wilayah bukan sekadar perubahan administratif, melainkan sebuah langkah strategis untuk membuka lebar gerbang peluang ekonomi baru bagi masyarakat Indramayu Barat.

“Saya secara pribadi dan Fraksi Nasdem mendukung penuh perjuangan pemekaran Indramayu Barat,” tegas Ainun Najib. Ia berharap agar aspirasi masyarakat ini segera mendapatkan perhatian serius dan realisasi dari pemerintah pusat. Lebih lanjut, Ainun Najib menyerukan kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk memberikan bantuan dan dorongan aktif agar proses pemekaran ini dapat berjalan dengan cepat dan lancar.

Pertemuan “Ngopi Bareng” ini menjadi momentum penting dalam mengkonsolidasikan kekuatan dan menyatukan visi para tokoh masyarakat dan politisi Indramayu Barat. Semangat kebersamaan dan dukungan yang solid, termasuk dari anggota DPRD, memberikan harapan baru bagi terwujudnya pemekaran wilayah yang telah lama diidam-idamkan.

Meskipun terganjal moratorium di tingkat pusat, optimisme untuk masa depan Indramayu Barat yang lebih maju dan sejahtera melalui pemekaran wilayah terus berkobar. Langkah selanjutnya diharapkan akan semakin terarah dan terkoordinasi, memanfaatkan momentum dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan cita-cita pembentukan kabupaten baru.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!