Indramayu, suarapantura.id_ Kondisi Waduk Kosambi di Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, mengalami pendangkalan akibat sedimentasi, Sekitar 1.000 hektare lahan pertanian di Desa Loyang disebut bergantung pada pasokan air dari waduk tersebut.
Menurunnya kapasitas tampung Waduk Kosambi dikhawatirkan berdampak terhadap produktivitas pertanian, terutama saat kebutuhan air untuk tanaman padi meningkat.
Waduk Kosambi selama ini menjadi salah satu penyangga utama irigasi pertanian masyarakat Desa Loyang. Namun, endapan lumpur yang terus menumpuk membuat fungsi waduk sebagai tampungan air dinilai tidak lagi optimal.
Kepala Desa Loyang, Nono Madani atau akrab disapa mesbol mengatakan pemerintah desa telah mengajukan proposal permohonan revitalisasi Waduk Kosambi kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
“Kami sudah kirimkan proposal permohonan revitalisasi Waduk Kosambi ke BBWS agar tahun ini segera direalisasikan,” kata Nono, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Nono, revitalisasi menjadi langkah penting untuk mengembalikan fungsi waduk sekaligus memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian.
Ia menyebut, jika sedimentasi dapat dikeruk dan kedalaman waduk dikembalikan sekitar tiga meter, kapasitas tampung air diperkirakan dapat mencapai sekitar enam juta meter kubik.
“Kalau sedimentasinya diangkat dan kedalamannya kembali sekitar tiga meter, waduk bisa menampung sekitar enam juta meter kubik air dan mampu mengairi sekitar 1.000 hektare sawah,” ujarnya.
Nono berharap BBWS segera menindaklanjuti proposal tersebut. Menurutnya, persoalan Waduk Kosambi tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi berkaitan langsung dengan keberlangsungan pertanian dan kehidupan masyarakat Desa Loyang.
“Kami berharap proposal yang sudah kami sampaikan bisa segera direalisasikan. Yang paling penting waduk ini kembali berfungsi optimal sehingga petani mendapatkan air dan bisa panen secara normal,” katanya.
Petani pun berharap revitalisasi Waduk Kosambi segera dilakukan agar persoalan keterbatasan air tidak terus berulang dan mengancam hasil panen.

















