Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita & Investigasi

Jasad Pria Ditemukan di Sungai Sliyeg, Diduga Hanyut Setelah Epilepsi Kambuh

44
×

Jasad Pria Ditemukan di Sungai Sliyeg, Diduga Hanyut Setelah Epilepsi Kambuh

Sebarkan artikel ini

Indramayu, suarapantura.id – Warga Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria mengapung di aliran Sungai Irigasi Klontongan, Blok Tempel, pada Selasa (10/6/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kapolsek Sliyeg, IPTU Edi Mulyana, membenarkan kejadian tersebut. “Korban diketahui bernama Dian Ferdiana Adita (45), warga Blok Anjun RT 002 RW 003 Desa Tanajar Lor, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu,” terang Kapolsek.

Penemuan jasad bermula saat seorang warga bernama Dirjo melihat tubuh korban telungkup di sungai. Saksi segera menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Gadingan, BRIPKA Tanto, yang kemudian meneruskan informasi ke Polsek Sliyeg.

Petugas gabungan dari Polsek Sliyeg bersama Unit Inafis Polres Indramayu langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban. Proses evakuasi juga melibatkan tenaga medis dari Puskesmas Sliyeg, dr. Masludi.

Dari hasil pemeriksaan awal tim medis RSUD Indramayu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Luka di area mata diduga akibat benturan saat terjatuh ke sungai.

Menurut keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi dan telah dilaporkan hilang sejak dua hari sebelumnya. Pihak keluarga meyakini bahwa kematian korban adalah musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.

Dalam kesempatan ini, Kapolsek mengimbau, khususnya bagi keluarga yang memiliki anggota dengan riwayat penyakit tertentu, agar memberikan pengawasan ekstra untuk mencegah kejadian serupa.

Terpisah, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!