Indramayu, suarapantura.id_ Pemerintah Desa Rajaiyang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada lebih dari 510 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Jumat (4/9/2026).
Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Aula Kantor Desa Rajaiyang tersebut mendapat pemantauan langsung dari Kuwu Desa Rajaiyang, Carti. Setiap KPM menerima bantuan beras dengan total alokasi 30 kilogram untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026.
Program bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Kuwu Desa Rajaiyang, Carti, menyampaikan rasa syukur karena proses penyaluran bantuan dapat berjalan dengan lancar dan tertib. Ia berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
“Alhamdulillah, penyaluran bantuan pangan hari ini berjalan lancar. Kami berharap bantuan ini benar-benar dapat membantu masyarakat dan dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.
Proses distribusi dilakukan secara teratur. Para penerima manfaat sebelumnya telah mendapatkan informasi mengenai jadwal pengambilan bantuan, sehingga antrean dapat diatur dengan baik.
Perangkat Desa Rajaiyang turut terlibat dalam proses penyaluran. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas desa setempat untuk membantu menjaga kelancaran serta ketertiban selama proses distribusi berlangsung.
Salah seorang penerima manfaat, Sam (41), mengaku bersyukur atas bantuan beras yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan pangan keluarganya.
Program bantuan pangan ini ditujukan kepada KPM yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Pemerintah berharap penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, program tersebut juga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas ketahanan pangan nasional.
















