Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ekonomi & Pangan

Warga Keluhkan Perubahan Desil DTSEN, Kemensos Buka Pengajuan Pembaruan Data Lewat Aplikasi Cek Bansos

50
×

Warga Keluhkan Perubahan Desil DTSEN, Kemensos Buka Pengajuan Pembaruan Data Lewat Aplikasi Cek Bansos

Sebarkan artikel ini

Indramayu, suarapantura.id– Perubahan peringkat desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah warga mengeluhkan perubahan status desil yang dinilai tidak lagi sesuai dengan kondisi sosial ekonomi mereka saat ini.

Menanggapi hal tersebut, masyarakat kini dapat mengajukan pembaruan data secara mandiri melalui telepon seluler menggunakan aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial (Kemensos). Selain itu, pengajuan perubahan data juga dapat dilakukan melalui pemerintah desa, kelurahan, maupun Dinas Sosial setempat.

Namun, masyarakat perlu memahami bahwa pengajuan pembaruan data tidak serta-merta membuat peringkat desil berubah. Setiap usulan akan melalui proses verifikasi dan validasi berdasarkan kondisi sosial ekonomi terbaru.

Pengajuan secara mandiri dapat dilakukan dengan mengunduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store, kemudian membuat akun. Selanjutnya, pengguna dapat masuk ke menu profil dan memilih layanan pengajuan pembaruan desil.

Usulan tersebut akan melalui proses verifikasi, termasuk kemungkinan verifikasi lapangan oleh pendamping sosial. Data kemudian divalidasi secara bertahap sebelum diproses lebih lanjut untuk pemeringkatan desil.

Masyarakat yang mengalami kendala juga dapat mendatangi kantor desa, kelurahan, atau Dinas Sosial dengan membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga. Petugas akan membantu proses pengajuan pembaruan data melalui sistem yang tersedia.

Desil merupakan sistem pengelompokan kondisi sosial ekonomi masyarakat dalam DTSEN. Penduduk dikelompokkan ke dalam 10 tingkat, mulai desil 1 hingga desil 10.

Desil 1 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi. Semakin rendah angka desil, semakin tinggi prioritas untuk dipertimbangkan sebagai calon penerima bantuan sosial.

Meski demikian, posisi desil bukan jaminan seseorang otomatis menerima bansos. Masyarakat diimbau menyampaikan data sesuai kondisi sebenarnya agar pendataan semakin akurat dan penyaluran bantuan sosial dapat berjalan tepat sasaran.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!